Cara menghitung ketebalan dinding pipa PE

Pipa PE banyak digunakan dalam pasokan air dan drainase perkotaan, gas, telekomunikasi, dan industri listrik. Saat merancang dan memasang pipa PE, ketebalan dinding merupakan pertimbangan penting untuk memastikan keamanan dan keandalannya. Artikel ini akan memperkenalkan rumus untuk menghitung ketebalan dinding pipa PE dan aplikasinya.

Rumus perhitungan ketebalan dinding pipa PE

t = (P × D) / (2 × S × F)

Di mana t adalah ketebalan dinding pipa dalam mm;

P adalah tekanan internal pipa dalam MPa;

D adalah diameter luar pipa dalam mm;

S adalah kekuatan tarik material dalam MPa;

F adalah faktor keamanan, biasanya 1,5.

Contoh Aplikasi:

Misalkan a Pipa PE perlu dirancang untuk mengalirkan air dengan tekanan internal 0,6 MPa, diameter luar 110 mm, kekuatan tarik 20 MPa, dan faktor keamanan 1,5. Menurut rumus di atas, ketebalan dinding pipa dapat dihitung sebagai berikut:

t = (0,6 × 110) / (2 × 20 × 1,5) ≈ 2,06 mm

Oleh karena itu, ketebalan dinding pipa PE ini harus 2,06 mm.

Penting untuk dicatat bahwa rumus di atas hanya berlaku untuk desain dan perhitungan pipa PE. Pemasangan yang sebenarnya membutuhkan pertimbangan faktor-faktor lain, seperti penyangga pipa, metode penyambungan, dan suhu lingkungan. Selain itu, berbagai jenis bahan pipa PE memiliki kekuatan tarik dan faktor keamanan yang berbeda; oleh karena itu, penyesuaian perlu dilakukan berdasarkan keadaan spesifik saat menghitung ketebalan dinding.

Kesimpulan

Rumus perhitungan ketebalan dinding pipa PE adalah referensi penting untuk desain dan pemasangan pipa PE. Ini membantu para insinyur dan teknisi menghitung ketebalan dinding pipa yang sesuai untuk memastikan keamanan dan keandalan pipa. Dalam aplikasi praktis, penyesuaian dan pengoptimalan diperlukan berdasarkan keadaan tertentu untuk mencapai hasil desain terbaik.

id_ID
Gulir ke Atas