Pemasangan Pipa PE: Panduan Lengkap

Pemasangan pipa PE membutuhkan pemilihan metode yang tepat berdasarkan diameter pipa dan persyaratan proyek. Ini adalah proses yang sistematis, termasuk penggalian dan persiapan parit, penyambungan dan pemasangan pipa, serta penimbunan dan perlindungan.

Dengan cara ini, pipa-pipa tersebut dapat dengan mudah mengalirkan air, membuat lingkungan perkotaan menjadi lebih baik.

Dalam panduan ini, kita akan membahas setiap aspek penting dalam pemasangan pipa PE:

Penggalian dan Persiapan Parit Pipa

Persyaratan penggalian dan perawatan dasar parit

(1) Saat menggali parit pipa, bentuk lurus harus dipertahankan semaksimal mungkin, dan lebar dasar parit harus ditentukan sesuai dengan diameter nominal pipa, biasanya ditetapkan pada DN + 0,30m. Jika pipa perlu disambungkan di bawah tanah, lebar dasar parit pada antarmuka harus ditingkatkan secara tepat, sebaiknya tidak kurang dari DN + 0,50m, untuk memastikan kelancaran pemasangan dan penyambungan.

(2) Kedalaman tutupan tanah minimum untuk penguburan pipa harus memenuhi persyaratan berikut:

① Saat dikubur di bawah jalan raya, tidak boleh kurang dari 0,80m.

② Ketika ditanam di bawah trotoar, kedalamannya tidak boleh kurang dari 0,60m.

Catatan: Apabila menyeberangi jalan raya, jika kedalaman desain tidak dapat dicapai, selongsong baja harus dipasang untuk perlindungan.

(3) Ketika parit pipa perlu berbelok, sudut belokan harus dikontrol dalam kisaran yang wajar, dan radius pembengkokan juga harus memenuhi peraturan yang relevan untuk memastikan kelancaran dan keamanan belokan pipa.

Perawatan Dasar Parit:

Selama penggalian parit pipa secara manual, sangat penting untuk memastikan dasar parit rata dan padat, bebas dari benda-benda tajam. Meskipun beberapa undulasi diperbolehkan di bagian bawah, namun harus cukup untuk menopang pipa secara stabil. Jika terjadi penggalian yang berlebihan, penimbunan dan pemadatan harus segera dilakukan.

Persiapan dan Inspeksi Material

Sebelum konstruksi, verifikasi dengan cermat model dan spesifikasi pipa PE dan alat kelengkapannya untuk memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan desain dan bebas dari kerusakan atau keretakan. Bersamaan dengan itu, siapkan alat pemotong yang diperlukan, mesin las lelehan panas, penyangga pipa, dan alat konstruksi penting lainnya.

Sambungan dan Pemasangan Pipa

Pemotongan dan Penyambungan Pipa

Gunakan alat potong profesional untuk memastikan potongan yang halus dan lurus.

(1) Sambungan lelehan panas (pengelasan pantat, pengelasan soket)

Langkah-langkah konstruksi:

1) Potong pipa, pastikan permukaan ujungnya rata dan vertikal.

2) Panaskan ujung pipa dengan menggunakan pelat pemanas khusus, kendalikan suhu antara 200℃ dan 220℃.

3) Tekan pipa dengan cepat dan berikan tekanan yang sesuai, pertahankan waktu pendinginan (rujuk ke parameter teknis produsen).

Kontrol kualitas:

1) Flensa harus seragam, tanpa pengelasan yang tidak sempurna atau hangus.

2) Kekuatan las harus diuji dengan pengujian tarik (inspeksi sampling).

(2) Koneksi elektrofusi

Titik konstruksi:

1) Kikis lapisan oksida dari pipa untuk memastikan permukaan kontak bersih.

2) Gunakan mesin las elektrofusi khusus dengan tegangan input yang stabil, dan pastikan waktu dan arus pengelasan memenuhi spesifikasi.

Pemeriksaan kualitas:

Amati apakah lubang pengamatan selongsong elektrofusi menonjol keluar untuk memastikan fusi yang memadai.

(3) Sambungan Mekanis (Flensa, Klem)

Cocok untuk proyek sementara atau sambungan dengan pipa dari bahan lain.

Periksa apakah cincin penyegel masih utuh dan bautnya sudah dikencangkan secara merata.

Perawatan Area Khusus

(1) Penyangga beton yang terbuat dari beton C20 harus dipasang pada belokan pipa, tee, reduksi, hidran kebakaran, dll., dan flensa serta katup harus diperkuat dengan penyangga bata.

(2) Saat menyambungkan pipa pasokan air PE ke pipa logam, katup, dan hidran kebakaran, sambungan transisi baja-plastik atau sambungan flensa khusus harus digunakan.

(3) Ventilasi udara harus dipasang pada ketinggian pipa atau bagian yang menanjak untuk mengurangi dampak campuran udara dan tekanan air pada pipa.

Penimbunan dan Perlindungan

Setelah pemasangan pipa selesai dan pekerjaan tersembunyi diperiksa dan diterima, penimbunan harus segera dilakukan. Penimbunan kembali harus sesuai dengan peraturan berikut:

(1) Mencegah akumulasi air di dalam parit agar tidak menyebabkan pipa mengapung. Jika air terakumulasi, air harus dikeringkan.

(2) Saat menimbun parit pipa di area dengan campuran batu dan tanah, tanah liat atau pasir harus diangkut dan ditimbun hingga 200-300mm di atas pipa, dipadatkan, dan kemudian tanah lainnya harus ditimbun kembali.

(3) Penimbunan harus dilakukan secara bersamaan dari kedua sisi pipa, dengan memadatkan setiap lapisan saat diisi.

(4) Sebelum uji tekanan pipa, tanah timbunan umumnya tidak boleh kurang dari 500mm.

(5) Penimbunan area yang luas setelah uji tekanan pipa sebaiknya dilakukan saat pipa terisi air. Pipa tidak boleh dibiarkan kosong dalam waktu yang lama setelah pemasangan.

Kesimpulan

Seperti yang Anda lihat, pemasangan pipa PE sangat penting dalam proyek apa pun. Namun, Anda harus memilih metode pemasangan yang sesuai dan memilih solusi terbaik.

Hualin dapat menyediakan pipa PE yang sesuai untuk proyek atau proyek teknik kota Anda, memenuhi semua kebutuhan Anda.

id_ID
Gulir ke Atas